AYO BIKIN ULANG FILM SERI TAHUN 1970-1990 (RECYCLING OLD FILM SERI TV)

Oleh : Deddy Azwar

Hai Ideazworld5friends…Hi bro n sis… Akhir akhir ini saya jadi kangen sama film film seri asing / barat lama yang pernah diputar di stasiun TVRI Indonesia. Sekitar tahun 1980 sampai 1990. Awalnya saya lagi iseng kutak kutik plototin internet. Tiba tiba jadi teringat masa kecil dulu. Melamun pun dimulai…Saya membayangkan apa saja yang dapat dijadikan bahan cerita waktu itu. Oh ternyata…beberapa tahun silam…saya dulu selepas pulang sekolah SD hampir tiap hari bersama teman teman menonton Video (dulu masih VHS). Masa kecil dan remaja saya habiskan di Palembang.Oh ya..nama temen saya syaih alias Apek Yap dan Koming. Kami nontonnya di rumah orang atau tetangga.. sebab waktu itu masih jarang orang yang punya video player atau tv color sendiri. Untuk masa itu harganya masih terbilang mahal. Tapi bagi yang belum mampu, cukup mensiasatinya dengan menumpang menonton di rumah orang / tetangga. Lain persoalan kalau tetangganya dekat rumah  biasanya kita bisa nonton video gratisan alias gretongan. Tapi ada juga yang pintar memanfaatkannya menjadi peluang bisnis. Anggap saa mereka menyulap rumah menjadi bioskop kecil. Sekaligus pakai acara mematikan lampu segala ketika video mulai disetel. Mirip bioskop 21. Sekali menonton pertunjukan film / video tiap anak cukup dipungut 25 atau 50 perak . (harga pastinya sih lupa) Lebih murah kan. Karena mereka juga merental kaset jadi ada biaya sewanya. Biasanya mereka menaruh kaset videonya di balik kaca jendelanya. Mirip iklan di bioskop begitulah. Misalnya ditulis pada secarik kertas lalu ditulis…saksikan film video hari ini adalah : Sarung

bolong sang pendekar..misalnya. Besok film : Pertengkaran dengan isteri….? kwee chengyokoFilm yang diputar bisa bermacam macam. Kebanyakan film Mandarin / Hongkong. Seperti Film

Seri Sin Tiaw. logiant Hap Lu (Pendekar Memanah Burung Rajawali). Saat itu film bergenre action/silat/kungfu lagi ngetrend. Maklum…tempat nontonnya memang di pemukiman etnis tionghoa. Saya pun ikut membaur menyukai mandarin juga. Tokohnya dalam lakon film itu bernama Kwee Cheng (diperankan Huang Re Hua) dan Yo ko (diperan Andy Lau). Lalu ada Pendekar 4 alis, Mo kay, Drunken Master yang diperankan oleh Jackie Chen Lung, To Liong To (Golok Pembunuh Naga), DLL

Lucu sekali kalau inget kejadiannya sekarang. Gara gara keranjingan nonton video jadi malas belajar. Tapi alhamdulillah nilaiku ga eblok eblok amat. Kembali ke TVRI! Setelah era TV swasta menjamur. Film film barupun bermunculan, Berbagai genre. Dewasa ini mutu perfilman baik Indonesia maupun barat mengalami kemajuan pesat. Baik dari segi kwalitas sound, special effect, scenes, frames dan pengambilan gambar dengan mobile camera. Excited!.. So..kemana ya perginya film seri tempo dulu itu? Mengapa sekarang tidak dilirik lagi oleh TV swasta? Padahal kalau diputar lagi bagus juga lho. Hitung hitung bernostalgia. Betuk tidak? Banyak juga lho film seri TV yang booming alias diminati biasanya suka latah diangkat ke layar lebar. Contoh : Baywatch, The X files, The Saint, Mission Imposible, Star Trek dll. Film seri TV yang masih lekat dalam ingatan saya yaitu : Barnabi Jones (Detektive), Hart to Hart (suami istri detektiv), Manimal ( jagoannya bisa berubah jadi hewan apa saja), Bill Cosby, BJ and The Bear (sopir truk yang berkelana di jalan raya bertemankan simpanse) Dreams (John Stamos / Musik), Voyage The Bottom of the Sea (seputar kapal selam nuklir AS), The Man from Atlantis (Manusia air), The Time Tunnel (Terowongan waktu/ Toni and Doug), CHiPs (Polisis lalu lintas di california/ Erik Estrada & Larry Wilcox), Land of The Giant ( Terdampar di planet raksasa / Heather Young dll), Little House and Praire ( Suasana pedesaan / Michael Landon). Beverly Hils 9210, The Bold and The Beautiful (dunia peragawati), Return to Eden (Operasi plastik sang poto model)Full House ( Tiga laki-laki dan anak kembar / John Stamos dll) dan masih masih banyak lagi….

Beberapa film yang saya sebutin di atas karya Irwin Allen. Saya salut lho dengan film kreasinya beliau yang menciptakan film film bersetting masa depan atau futuristik. Seperti The Time Tunnel yang berkisah tentang dua orang laki laki bersaudara Toni dan Doug yang selalu dikirim oleh Timnya untuk menjelajahi dunia dengan mesin waktu. Kadang mereka terdampar di zaman dinosaursus. Lain waktu terdampar di zaman NAZI, di kapal TITANIC yang asik si Tony bisa berjumpa dengan mendiang ayahnya dan dirinya sendiri yang masih bocah. Berjumpa denga kekaisaran Roma juga seru. Film seri yang dibuat era tahun 60 an ini memang bikin saya takjub dan menggandrunginya. Perlengkapan yang mereka gunakan di film itu sudah memakai komputer dan layar digital. Kiranya Pak Irwin ada bakat jadi peramal sehingga sudah bisa membaca masa depan.

Masih ingat film seri Hunter yang di perankan Fred Dryer dan Stephanie karya Frank Lupo. Berkisah tentang pasangan detektif yang memburu bandit bandit. Seru juga. Saya dan Papa menggilai film ini. Apalagi si De de Michael yang bohay…hehe. Untuk sementara cukup dulu nanti kalo ada yang ingat saya cerita lagi…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s