SERIAL “OFFICE ALONE” dalam DEBU ASAP MOBIL NEMPLOK DI JIDAT

IMG_20120113_130507

Oleh : Deddy Azwar

     “ASTAGAMONSTERRR!!!” Teriak Ria, yang memiliki nama lengkap Malaria Malih itu. Teriakannya yang centil membahana seantero ruangan. Kawat giginya nyaris copot. Ria terus terusan memelototi wajahnya di cermin bundar. Sambil mematut matut. Dia agak kaget ketika mendapatkan jidatnya nan jenong lagi mulus itu tampak noda kehitam hitaman. Seakan tak percaya. Masak jidat ‘demi lovato’ jadi hitam. Huh!
Tommi yang sedang serius membaca berita seputar sepakbola di internet merasa terusik. “Ada apaan sih loh berisik amat. Gua lagi ngelihat head to head klub kesayangan Liverpool yang bakal bertanding nanti malam nin.”
“Ini nih Mas tommi, saya baru sadar setelah ngaca, jida kotor amat. Kayak ada bekas asap knalpot kendaraan nempel di jidat. Untungnya tadi nggak berberpas-pasan sama si Jordan, karyawan yang baru yang ganteng itu. Itu lho yang mirip bintang film korea. Aduh..siapa sih namanya?”
“Yang mana, Khong Guan?”
“Biskuit kali. Makanya jangan nonton bola melulu. Yang cakep cakep dong ditongkrongin. Sekarang lagi wabah K-Pop.”
“Oh, Gua tahu. Dul cimot kan?” jawab Tommi sekenanya sambil ngakak ngakak sendiri.
“Siapa tuh. Kagak kenal gua. Oh ya Saya ingat Li Min Ho.”
“Ngapain ngidolain cowok cowok feminim kayak itu. Emang Gua penyuka sesama.”
“Nah lho, apa bedanya Mas Tommi ngidolain pemain peman bola. Kan mereka cowok cowok juga. Iya kan?”
“Gua suka kehebatan mereka dalam bermain bola. Bukan suka karena mukanya lho ya!”
“Makanya Maknyuss alias Ria Malaria.” Sela Ria Gumbira. Nama mereka memang mirip. Padahal tidak ada hubungan keluarga. “Dimana mana kalau sampai di kantor itu muka dicuci terlebih dahulu di wastafel. Apa wudhu dulu kek. Biar kinclong. Kalau Ike sih belum percaya diri kalau belum ngaca sambil bersihin muka.”
“Lagi musim kemarau ya. Air susah.” Timpal Kang Bidin, sambil menyemir sepatu pakai semir cair.

Pagi itu Malaria benar benar jadi bulan bulanan rekan kerjanya. Disindir habis habisan. Pada kocak semua sih.
“Habisnya si Ria ngacanya di empang tetangga sih.” Ledek Azis yang baru masuk ke ruangan sambil melepaskan jaketnya. Nguping dia ternyata.
Meledaklah tertawa seisi ruangan.
“Ah Mas Aziz, memangnya saya bermukim di perkampungan jauh di gunung apa? Saya kan tinggalnya di komplek elit. Dilarang di sono memelihara empang.”
“Dengerin ya, saya itu setiap berangkat ke kantor persiapannya sudah matang bingits. Orang bilang kan saya mirip Demi Lovato, penyanyi Frozen itu, haram tampil jelek di muka umum. Makanya saya mempersiapkan atribut yang lengkap. Dari mulai mengenakan helm full face, sarung tangan, masker, apalagi ya…eee…kacamata, tissue, sepatu karet….Kerudung dinaikkin sedikit. Ada saya yang lupa, pagi tidak bawa cucian muka.”
“Cucian mobil kali..” ledek Azis.
“Bener Mas Azis. Saya lupa sama yang satu itu.”
“Untung nggak pakai baju ya Ria? Bisa heboh jalan raya.” Bram ikut berkomentar.
“Enak ya situ. Yang ada malah masuk angin.”
“Bisa bisa di buntutin Supir bis kota dari belakang. Kerena napsu…Wkwkwk..” Juned ambil bagian.
“Jangan jangan lo lupa mandi pagi segala, Ria. Saran Gua, mending elo mandi di kantor aja. Di sini air melimpah. Gratis lagi.”
“Yang ada saya diomelin satpan nanti. Karena rebutan kamar mandi sama Mereka. Saran kamu kadal…..luarsa.”
“Ria kan kalau mandi bisa tiga jam. Jam berapa dia mulai kerjanya. Belum ngecat mukanya dulu” Timpal Tommi nyengir.
Lama kelamaan Ria ngambek juga lantaran diledekin teman temannya yang selera becandanya pada sadis semua. Lekas lekas dia kabur menuju toilet untuk membersihkan noda hitam bekas asap knalpot kendaraan di Jakarta Metropolitan yang tingkat polusinya memang parah sekali. Terlebih lebih bis kota dan angkotnya. Kalau ngebul asapnya lebih hitam dari abu gunung merapi. Seram nggak tuh.
“Dasar noda sialan. Awas lihat saja nanti. Tunggu saya beli mobil.”umpat Ria dalam hati.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s