IDE KREATIF HIASAN DINDING KAMAR TIDUR

 

Sumber : Ideproperty.com

Hiasan dinding kamar tidur kadang bisa membuat suasanya kamar menjadi lebih rileks dan nyaman. Ruangan untuk tidur adalah tempat dimana seseorang beristirahat untuk beberapa waktu, untuk itu penataan dan pendekorasiannya harus benar-benar diperhatikan.

Berikut ini ideproperti.com berikan beberapa ide kreatif yang bisa dijadikan hiasan dinding untuk kamar tidur Anda.

1. Bingkai foto keluarga bentuk pohon (hierarki)
Dalam sebuah ruangan kamar tidur umumnya terdapat bingkai foto sendiri maupun foto keluarga. Anda bisa menjadikan beberapa bingkai foto tersebut sebagai hiasan dinding. Misalnya dengan membentuk pola pohon atau semacam.
hiasan dinding kamar tidur bingkai foto pohon

2. CD bekas
Anda memiliki banyak CD (Compact Disk) bekas? bisa pula dijadikan hiasan dinding. Konsep dinding kamar tidur Anda akan bernuansa metalik.
hiasan dinding kamar tidur cd bekas

3. Bingkai gantung
Umumnya foto atau lukisan berbingkai ditempelkan pada dinding, namun bagaimana jika digantung saja? Konsep tersebut tentunya unik dan kreatif. Anda bisa menerapkannya sebagai hiasan dinding kamar tidur Anda.
hiasan dinding kamar tidur frame gantung

4. Gitar gantung
Bagi anak laki-laki gitar tentunya merupakan benda yang ‘cowok banget’. Anda bisa pula menjadikannya sebagai hiasan dinding. Anda bisa meletakkan gitar kesayangan Anda di dinding. Atau bisa pula membuat hiasan dinding dari gitar bekas dan kreatifkan sendiri.
hiasan dinding kamar tidur gitar dinding

5. Jam dinding unik
Di dalam kamar tidur pastinya ada jam dinding. Namun jika jam dindingnya itu-itu saja tentu terasa biasa saja. Anda bisa menggunakan ide kreatif jam dinding seperti berikut,
hiasan dinding kamar tidur jam

6. Hiasan dinding kaset game
Anda seorang gamer? Tentu memiliki banyak koleksi CD game. Nah, daripada bertumpuk dan membuat kamar semakin berantakan, coba manfaatkan sebagai hiasan dinding kamar Anda.
hiasan dinding kamar tidur kaset game

7. Topeng
Hiasan dinding berupa topeng bisa pula Anda jadikan hiasan dinding kamar tidur. Ada banyak macam hiasan dinding berupa topeng dan salah satu yang populer adalah oleh-oleh dari Bali.
hiasan dinding kamar tidur mask

8. Kata-kata motivasi
Bagi kebanyakan anak remaja maupun dewasa tentu akan senang jika kamar tidurnya memiliki hiasan dinding berupa kata-kata yang memotivasi. Sebagai stimulan bagi Anda supaya menjalani hari-hari lebih semangat tentu hiasan berupa kata-kata motivasi akan sangat bagus.
hiasan dinding kamar tidur motivasi

9. Nama diri sendiri
Hiasan dinding berupa nama sendiri tentu unik. Anda bisa membuat hiasan dinding kamar Anda sendiri. Kreatifkan sesuai selera.
hiasan dinding kamar tidur nama

10. Poster
Poster adalah stuf yang paling umum dan disukai banyak orang sebagai hiasan dinding. Print lah gambar-gambar kesukaan Anda atu sesuatu yang bisa membuat Anda semangat dan jadikan poster untuk dindind kamar tidur Anda.
hiasan dinding kamar tidur poster

11. Rak
Rak untuk barang-barang sekolah atau kantor bisa dijadikan hiasan dinding.
hiasan dinding kamar tidur rak buku

12. Rak buku
Buatlah rak buku yang unik dan kreatif. Misalnya rak buku gantung.
hiasan dinding kamar tidur rak buku2

13. Binatang gantung
Mainan berupa hewan atau binatang yang bisa digantung tentu menjadi hal yang unik.
hiasan dinding kamar tidur tokek

Nah, Anda tertarik untuk memilih hiasan dinding kamar tidur yang mana? Atau Anda memiliki ide sendiri? Kamar tidur yang digunakan sebagai tempat menghabiskan hari harus memberikan rasa senyaman mungkin bagi penggunanya. Memberikan hiasan dinding sebagai cara yang ampuh untuk menjadikan kamar tidur semakin nyaman. Koneksikan hiasan dinding kamar tidur Anda dengan hobi atau kesukaan Anda. Anda suka musik maka kaitkan dengan musik, Anda senang main game maka kaitkan dengan video game, dan lain sebagainya.

Iklan

IDE IDE KREATIF PENUH INOVASI DARI BOTOL BEKAS DAN BAHAN LAIN

 

 

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Sumber : Ideproperty.com

 

Ide kreatif dari botol bekas sebenarnya sangat banyak. Banyak sesuatu yang bisa tercipta dari botol plastik bekas. Mulai dari hal-hal yang sepele dan bahkan sampai hal yang sangat bermanfaat. Kita bisa memanfaatkan botol plastik bekas hasil sampah rumah tangga sebagai sesuatu yang lebih bermanfaat.

Botol plastik mungkin adalah benda anorganik yang sulit terurai jika sudah menjadi sampah. Oleh karena itu pemanfaatan kembali atau recycle adalah hal yang sangat bijak untuk dilakukan. Jika Anda memiliki beberapa botol plastik bekas di rumah, maka jangan dibuang begitu saja. Anda bisa memanfaatkan botol tersebut menjadi lebih berguna. Jika Anda memiliki anak kecil, Anda bisa membuat mainan dari botol plastik bekas tersebut. Atau bisa juga membuat beberapa benda simple yang bisa membantu pekerjaan rumah tangga, seperti sapu, gantungan baju, rak, dll. Nah, unik bukan?

Dalam artikel ini akan kami bahas tentang ide unik dan inovatif membuat barang-barang bermanfaat yang dibuat dari limbah botol plastik. Produk unik dari botol yang bisa dimanfaatkan untuk membantu pekerjaan rumah.

Berikut ini ideproperti.com berikan 45 ide kreatif dari botol plastik bekas untuk rumah Anda. Ide-ide ini didapatkan dari internet dan bisa Anda ikuti dan pelajar:

1. Sendok, garpu, pisau dari botol plastik
Anda bisa menggunting botol plastik yang agak tebal dengan pola sendok dan garpu. Tentunya botol plastik yang digunakan memiliki pola seperti pola sendok, garpu dan pisau. Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar di bawah ini.
sendok garpu pisau dari botol plastik - IDEPROPERTI.COM

 

2. Mainan untuk Anjing piaraan
Ambil botol plastik yang berukuran kecil, lalu gulung dengan kain dan tali di setiap ujungnya.
mainan untuk anjing dibuat dari botol plastik - IDEPROPERTI.COM

 

3. Hiasan dingin kepala rusa dari botol
Di benua Amerika biasanya menggunakan kepala rusa sebagai hiasan dinding. Anda bisa menirunya namun menggunakan botol plastik bekas. Caranya mudah saja, Anda bisa menggunakan botol yang memiliki pola seperti kepala rusa lalu kreasikan tanduknya dengan tutup botol.
hiasan dinding kepala rusa dari botol bekas - IDEPROPERTI.COM

 

4. Furniture yang dilapisi dengan tutup botol
Anda bisa membuat kerangkanya dahulu dengan besi, kemudian lapisi dengan tutup botol yang warna-warni.
furniture dibuat dari lapisan tutup botol - IDEPROPERTI.COM

 

5. Mainan Anjing dari botol plastik
Anda memiliki piaraan anjing? Anda bisa membuat mainannya dari botol plastik seperti gambar di bawah
toy mainan untuk anjing dari botol plastik - IDEPROPERTI.COM

 

6. Boneka pinguin dari botol plastik
Botol plastik bekas bisa pula dimanfaatkan dan dibuat menjadi bonek pinguin. Potong dua botol plastik, lalu gabungkan antara ujung bawah dengan ujung bawah. Lalu lukis membentuk gambar pinguin.
boneka pingui dari botol plastik - IDEPROPERTI.COM

 

7. Botol bumbu dapur seperti daun bawang, rempah-rempah dll
Tidak perlu lagi membeli tempat bumbu dapur karena dengan botol plastik yang ukurannya kecil juga bisa.
botol bumbu dapur dari botol plastik bekas - IDEPROPERTI.COM

 

8. Tempat pernak-pernik unik
Tempat pernak-pernik perhiasan Anda bisa Anda buat sendiri dari botol plastik.
tempat pernak-pernik dari botol plastik bekas - IDEPROPERTI.COM

 

9. Juicer atau pemeras jeruk dari botol plastik
Memeras jeruk juga bisa Anda lakukan dengan memanfaatkan botol plastik. Tentu botolnya harus memiliki cekungan di bagian bawah seperti pada gambar ini.
re juicer pemeras jeruk dari botol plastik bekas - IDEPROPERTI.COM

 

10. Pot bunga dinding horizontal
Dinding halaman rumah bisa Anda berikan sentuhan go green dengan pot bunga yang dibuat dari botol plastik bekas. Metode ini adalah seperti metode tanaman hidroponik. Anda tinggal melubangi bagian tengah botol plastik, kemudian berikan media tanam berupa tanah, lalu berikan bibit tanamannya. Tentu harus rutin penyiraman airnya. Hasilnya bisa Anda lihat seperti gambar di bawah ini.
pot bunga dinding horizontal dari botol plastik - IDEPROPERTI.COM

 

11. Inovasi genteng dari botol plastik
Anda memiliki banyak sekali botol plsatik ukuran besar yang tidak terpakai? Anda bisa membuatnya menjadi genteng plastik. caranya sangat mudah
inovasi genteng dari botol plastik bekas - IDEPROPERTI.COM

 

12. Bottle watering
Menyiram tanaman bisa juga dengan botol plastik bekas lho.. pilihlah botol yang memiliki pegangan tangannya. Lalu lubangi kecil-kecil pada penutupnya.
bottle watering penyiram tamanam dengan botol - IDEPROPERTI.COM

 

13. Lampu botol plastik untuk atap rumah
Ide inovatif ini sangat unik karena menggunakan botol plastik bekas sebagai pencahayaan. Anda bisa menempelkan botol plastik yang berisi air penuh di atap atau di genteng rumah Anda. Jika siang dan sore maka akan seperti bercahaya karena memantulkan sinar matahari.
lampu GENTENG dari botol plastik - IDEPROPERTI.COM

 

14. Kotak bingkisan unik dari botol plastik
Membuat suvenir atau kotak bingkisan hadiah bisa pula menggunakan botol palstik bekas.
kotak bungkus permen dan kado dari botol plastik - IDEPROPERTI.COM

 

15. Tempat kantong hp
Agar saat menge-cash hp lebih rapi Anda bisa membuat kantung hp dari botol plastik lalu tempelkan pada dinding.
tempat kantong hp saat ngecash dari botol - IDEPROPERTI.COM

 

16. Celengan babi dari botol plastik
Potong botol dan sambungkan kembali supaya botol menjadi lebih kecil. Berikan tempelan untukmata dan kuping, lalu lubangi di punggungnya.
Celengan Babi dari botol plastik bekas - IDEPROPERTI.COM

 

17. Jebakan tikus
Jebakan tikus pun bisa Anda buat dari botol plastik.
jebakan tikus dari botol plastik bekas - IDEPROPERTI.COM

 

18. Tirai
Tidari dari botol plastik cukup unik juga. Potong bagian bawah botol tipis, lalu rangkai membentuk tirai.
tirai-dari-botol-plastik-bekas - IDEPROPERTI.COM

 

19. Rumah dari botol plastik
Rumah kecil sebagai rumah untuk santai atau gudang bisa Anda bangun menggunakan bahan-bahan botol palstik. Contohnya seperti gambar ini.
rumah dari botol plastik - IDEPROPERTI.COM

 

20. Sandal dari daur ulang botol plastik
Di Jepang ada produk inovatif yakni sandal atau alas kaki yang dibuat dari botol plastik.
slipper from bottle sendal dari botol plastik - IDEPROPERTI.COM

 

21. Jam dinding dari tutup botol
jam dinding dari tutup botol - IDEPROPERTI.COM

 

22. Garden watering atau penyiram tanaman
Lubangi botol kecil-kecil lalu smabungkan dengan selang air.
garden watering dari botol plastik - IDEPROPERTI.COM

 

23. Sapu
Botol plastik bekas juga bisa dimanfaatkan menjadi sapu
sapu dari botol plastik - IDEPROPERTI.COM

 

24. Kuas untuk melukis
Pola tonjolan pada bagian bawah botol bisa Anda gunakan sebagai media kuas untuk melukis
kreatif tuas untuk cat lukis dari botol plastik - IDEPROPERTI.COM

 

25. Dompet botol plastik
Anda bisa membuat dompet dari botol plastik, petunjukkan seperti gambar di bawah ini
dompet botol plastik - IDEPROPERTI.COM

 

26. Pot tanaman hidroponik
Membuat pot tanaman hidroponik dari botol plastik bekas juga suatu yang inovatif. Anda bisa menggunakan beberapa botol bekas untuk dibuat pot lalu taruh di halaman depan rumah, seru bukan?
pot tanaman hidroponik dari botol plastik - IDEPROPERTI.COM

 

27. Hanger baju
hanger baju dari botol plastik - IDEPROPERTI.COM

 

28. Candle Bottle
Sulap botol plastik menjadi tempat lilin yang bagus.
candle bottle - tempat lilin dari botol plastik bekas - IDEPROPERTI.COM

 

29. Lilin tutup botol
lilin dari tutup botol - IDEPROPERTI.COM

 

30. Tanaman dinding vertikal
Hiasi dinding halaman rumah Anda dengan ide unik seperti tanaman dinding dengan botol plastik
tanaman_vertikal_botol_bekas_ - IDEPROPERTI.COM

 

31. Lampu gantung
Botol plastik juga bisa dijadikan lampu gantung
payung lampu dari botol plastik bekas - IDEPROPERTI.COM

 

32. Penutup kantong plastik
Ide kreatif tutup botol plastik bisa Anda terapkan seperti berikut.
ide kreatif tutup botol plastik untuk menutup plastik- IDEPROPERTI.COM

 

33. Wadah permen lucu
Anda bisa membuat wadah permen yang lucu.
tampat permen unik dari botol plastik bekas- IDEPROPERTI.COM

 

34. Tempat pensil
Gunakan botol yang bagus lalu bentuk pola menjadi tempat pensil
tempat pensil dari botol plastik- IDEPROPERTI.COM

 

35. Gantungan baju
gantungan pakaian dari botol plastik- IDEPROPERTI.COM

 

36. Hiasan kaktus unik
Botol plastik bekas bisa Anda kreasikan menjadi hiasan berupa tanaman kaktus
hiasan unik kaktus dari botol plastik bekas - IDEPROPERTI.COM

 

37. Tempat bumbu dapur
wadah bumbu dapur unik dari botol plastik bekas- IDEPROPERTI.COM

 

38. Rak koran dan majalah
rak koran dan majalah unik dari botol plastik bekas - IDEPROPERTI.COM

 

39. Buah apel sebagai hiasan
Hiasan buah apel bisa diletakkan di ruang tamu
hiasan buah apel dario botol plastik - IDEPROPERTI.COM

 

40. Wadah pernak-pernik: paku, gelang, karet, dll
wadah pernak-pernik dari botol plastik bekas - IDEPROPERTI.COM

 

41. Tanaman hias
Buat pot yang lucu dan beri media tanah atau hidroponik. Anda bisa meletakkannya sebagai hiasan
tanaman hias dari botol plastik bekas - IDEPROPERTI.COM

 

42. tempat pakaian kotor atau tempat mainan anak
Botol plastik bisa pula disulap menjadi tempat pakaian kotor atau tempat mainan anak
membuat tempat pakaian kotor dari botol plastik - IDEPROPERTI.COM

 

43. Tempat makan kucing
Anda memiliki kucing piaraan? Anda bisa memanfaatkan botol plastik bekas sebagai tempat makan kucing Anda
tempat makan kucing dari botol plastik - IDEPROPERTI.COM

 

44. Kursi dari botol plastik
Anda bisa membuat kursi mini dari botol plastik. Namun tentu kursi tersebut tidak bisa menopang berat beban orang dewasa ya.
kursi dari botol plastik

 

45. Mainan anak
Botol beekas bisa pula dijadikan berbagai jenis mainan untuk bayi dan anak kecil. Mulai dari robot, mobil-mobilan, roket, pistol, dan lain sebagainya. Baca: 32 Ide Daur Ulang Botol Plastik Jadi Mainan Anak
mainan anak mobil-mobilan dari botol plastik - IDEPROPERTI.COM

Nah, itu dia 45 ide kreatif dari botol plastik bekas. Anda bisa menciptakan kreasi Anda sendiri. Penggunaan bahan anorganik dan mendaur ulang atau memanfaatkan kembali adalah perlakuan yang bijak. Anda bisa menciptakan ruang kerja atau lingkungan hidup Anda dengan konsep go green.

Related Post to 45 Ide Kreatif dari Botol Plastik Bekas

32 Ide Daur Ulang Botol Plastik Jadi Mainan Anak

Posted at 28/12/2015

Daur ulang botol plastik jadi mainan anak mungkin masih jarang dilakukan oleh sebagian orang. Namun tahukah Anda bahwa dengan botol plastik bekas atau botol… Read More

membuat-hiasan-dari-batu-bentuk-binatang

Ide Hiasan Rumah dari Batu yang Dicat

Posted at 17/10/2014

Hiasan rumah merupakan faktor penting membuat tampilan rumah semakin ramai dan hidup. Banyak sekali ide-ide kreatif membuat hiasan rumah sendiri. Salah satunya ialah dengan… Read More

(Serial Kampus…ing) Kejadian PASAR MALAM…AWAL PETAKA MIDUN UNTUK SEBULAN DAN MISTRI MALAM MENCEKAM

IMG_20120811_144458

Oleh : Deddy Azwar

Pukul 19.00 WIB Midun sudah tampak rapi sekali. Berbalut kemeja berwarna pink norak bercorak bunga-bungaan dan umbi-umbian dipadu dengan stelan celana jean belekan berwarna abu-abut gorilla. Biasanya Midun selalu mengenakan kemeja ataupun kaos selalu dimasukkan ke dalam celana agar rapi dan sopan. Kali ini dia ingin kelihatan lebih punk kehello-hello kitty-an begitu. Biar lebih nyentrik dan nyeni.

“Assalamualaikum. Selamat malam Bu. Tekya ada?” Mulut Midun sedang menempel di ujung gagang telepon.

“Wa’alaikumsalam. Selamat malam juga. Tekya ada kok. Ini dengan siapa ya.” Jawab suara wanita separuh baya di seberang sana. Suaranya keibu-ibuan. Iyalah lha wong memang sudah menjadi ibu.

“Oh ya hampir lupa. Ini Midun Bu. Teman kuliah Tekya.” Midun dengan ciri khasnya yang selalu nyengir dan cengengesan sampai kebawa juga saat sedang menelepon.

“Oh ini Mpok Indun ya. Kok mirip suara laki-laki…” tebak si Ibu sekenanya.

“Aduh Bu. Salah. Saya Midun bukan mpok Indun. Midun yang mirip Sandi Nayoan itu. Kan sudah sering ke rumah. Masak lupa Bu?” jelas Midun bernada sedikit kesal.

“Eei tunggu dulu. Temen Tekya kan banyak. Midun…Midun yang mana yah..Oh ya ya Ibu baru ingat. Ah kamu Midun yang tinggi dan rambutnya cepak ya? Maaf ya sudah nuduh Mpok Indun. Bilang dong dari tadi. Kirain Mpok Indun yang tukang jahit baju. Aduh, dia tukang jahit atau tukang pijat ya? “ Ibunya dilanda kebingungan tingkat tinggi. “Tunggu sebentar ya Ibu panggilin dulu. Midun jangan kemana-mana ya. Stay tune ya. Apalagi kalau sampai mandi dulu. Awas nanti kelamaan..” Lagi-lagi Ibu Tekya langsung nyerocos tanpa bisa dibendung.

Midun hanya bisa mendengarkan dengan pasrah. Tanpa bisa berkata apa-apa.

“Hallo, Midun. Kita jadi main ke Lapangan Sriwijaya?” Terdengar suara Tekya di telepon.

“Jadilah. Kan sudah janji. Bagaimana sih. Rugi banget Tek kalau kita tidak kesana. Seru!”

“Kamu yakin pasar malamnya malam ini. Bukan besok siang?”

“Wong eduan! Kalau siang namanya pasar minggu tahu eh pasar siang bro. Buruan Dun. Kalau telat nanti kita pulangnya bisa kemalaman. Segala permainan harus kita cicipin. Look! Aku sudah mandi uap dan rapi nih. Ready to go. Sepuluh menit lagi aku kesana.”

“Oke. Tapi aku mau mengerjakan tugas sebentar ya.”

“Aduh aduh. Apalagi sih Tekya. Kamu disuruh ibumu mengepel lantai?”

“Bukan. Ini tugas lain. Penting.”

“Perasaan nggak ada PR kok. Memang kita ada tugas dari dosen siapa? Rasa-rasanya..Udah deh besok-besok aja.”

“Wong edan. Kalau tugas ini nggak bisa dilarang. Bahkan presiden sekalipun. Maaf sudah diujung Dun. Aku nongkrong dulu. Daag..sampai nanti ya.” Tekya menutup telepon. Tekya lekas ke kamar mandi untuk nongkrong sebentar.

“Apes. Mau pup aja kayak setrikaan. Bertele-tele sekali.”

Setengah jam kemudian Tekya dan Midun sudah membaur di antara kerumunan di alun-alun kota Palembang. Kebetulan lokasi pasar malam dekat dari rumah mereka. Tepatnya berlangsung di pelataran gedung olahraga sport hall Sriwijaya. Di Palembang mereka tidak mengenal istilah macet seperti di Jakarta.

Bagi Midun kehidupan keramaian yang penuh rona hiruk pikuk kota metropolitan seperti ibukota Jakarta untuk saat ini belum menjadi pilihannya. Walaupun Ayahnya pernah menawarkan pilihan untuk melanjutkan kuliah ke Jakarta, Bandung atau Palembang. Sebetulnya kota kembang Bandung menarik juga. Namun setelah menimbang-nimbang dia menjatuhkan pilihan ke Palembang saja. Ada beberapa alasan seperti : Jarak antara kota Lahat, kota kelahiran Midun, ke Palembang dapat ditempuh sekitar 217 km atau memakan waktu lebih kurang 5 jam. Kota Lahat tergabung ke dalam propinsi Sumatera Selatan. Rumah Midun berada di kampung Padang Tepong. Mayoritas penduduknya hidup dari hasil berkebun kopi. Kota Lahat berhawa cukup sejuk dan dingin, sehingga kebun Kopi dapat tumbuh subur di sana. Kopi made in Lahat cukup terkenal seantero Sumatera.

Ada suatu tradisi, jika musim panen raya tiba dan hasil produksinyapun cemerlang berimbas pada tebalnya kantong para toke-toke kopi disana tebal. Musim belanjapun tiba. Mereka berduyun-duyun pergi ke kota atau bahkan ke pulau Jawa hanya untuk sekedar berlibur dan berbelanja. Kalau sudah begitu kebiasaan orang suka lupa diri dan suka susah menahan nafsu konsumerismenya. Uang dari hasil panen dalam sekejap berubah bentuk menjadi kalung emas, cincing emas, gelang emas bahkan gigi emas. Mereka melakukan aksi borong dengan mendatangi butik dan supermarket untuk membeli baju-baju bagus nan mahal, membeli kendaraan bermotor dan lain-lain.

Pokoknya selagi beruang mereka memborong apa saja. Di samping shooping dan plesiran ke kota atau ke luar negeri, ada juga memanfaatkan moment tersebut untuk menunaikan ibadah haji sambil tetap shooping tentunya (nah lho?). Sepertinya tidak beda jauh dengan di kota lain.

Dari segi pendidikan mereka juga tidak tanggung-tanggung untuk menyekolahkan anak-anaknya ke kota besar seperti Palembang, Jakarta malah sampai ke Malaysia, Singapura bahkan  Eropa.

Ayahnya Midun termasuk juga tauke kopi yang sukses dan kaya raya di kampungnya. Maka dari itu penampilan Midun langsung berubah drastis ketika tiba di kota. Midun selalu tampil necis bila hendak bepergian dengan stelan baju-baju dan celana bermerk seperti hammer, osella, countri fiesta, levis, tira dan lain lain. Untuk pergi kuliah Midun juga dibekali sepeda motor bebek dan sepeda jengki.

Itulah sekilas selingan cerita tentang Midun dan kampung halamannya.

Midun begitu gelap mata ketika masuk ke arena pasar malam yang begitu ramai. Belum lagi disuguhi beraneka macam permainan yang komplit lagi menyenangkan. Sekali lagi, acara gebyar pasar malam seperti ini langka bagi Midun. Di kampungnya keramaian hanya bisa dijumpai jika ada perhelatan perkawinan atau acara  ulangtahun sering digelar orkes melayu, dangdutan, organ tunggal dan nonton layar tancap misbar alias gerimis bubar.

“Kita musti mencoba seluruh permainan di sini bro. Percuma kita sudah beli tiket mahal-mahal. Hadiahnya juga menarik-menarik.”

“Gila lu Dun. Permainan di sini pasti puluhan. Mana sempat. Aku rasa sampai menjelang subuh juga nggak bakalan habis. Aku sih hayo aja. Aku kecewa nggak ada perlombaan idolaku.”

“Apaan tuh?”

“Lomba balap karung sama makan kerupuk.”

Midun hanya tertawa. “Kamu kira 17-an ya.”

“Kita pulang midnite ya Tek.”

“Siip deh.”

Midun bersemangat sekali merespon setiap sudut gerai permainan. Bermacam jenis permainan dan perlombaan. Ada bola tangkas, lempar bola ke keranjang, komidi putar dan lempar kaleng. Tekya merasa lega karena tidak ada perlombaan ‘lempar batu sembunyi tangan’. Tekya dan Midun seperti kerasukan jin, masup merangsek ke dalam setiap kerumunan. Justru lokasi permainan yang selalu ramai pengunjung mereka datangi. Sebenarnya hanya penasaran saja. Mereka menggiliri satu persatu. Kedua remaja ini semakin tenggelam dalam keceriaan dan kegembiraan luar biasa. Sampai lupa malam telah semakin larut. Mereka tidak mengenal istilah kelelahan dalam kamus mereka. The show must go on.

 

Pada akhirnya…

“Dun. Kita cari kedai makan ya. Aku lapar.” Ajak Tekya membelai pantatnya eh perutnya.

“Gila cing sudah jam 9 malam toh. Oh iya ya. Kita sampai lupa makan. Disana tuh ada bakso enak.”

“Bakso? Makan nasi dong. Mana kenyang. Kagak napol.”

“Dasar orang Indonesia nggak bisa dipisahkan dari nasi. Orang eropa makan gandum hidup juga.”

“Aku kalau belum berjumpa nasi belum afdol, Dun. Ke rumah makan Padang aja.”

“Dasar orang Padang nggak jauh-jauh dari rendang.”

“Salah melulu. Lantas makan apa kita?”

“Biar adil kita makan tekwan pakai nasi aja, gimana?”

Tekya mengangguk. “Boleh juga. Ayo, ntar keburu tutup. Bungkus bawa pulang atau makan sini?”

“Makan di sini aja, biar nggak repot.”

Setelah selesai makan.

“Biar aku yang bayar. Malam ini aku traktir kamu.” Kata Midun sambil berdiri dari kursi, meraba saku depan celana jeannya.” Midun sengaja tidak membawa dompet demi menghindari copet.

“Asikk. Terima kasih ya Dun. Tahu gitu aku nambah lagi.”

“Boleh. Tambah aja…kalau nggak malu.”

“Nggak aku bercanda kok. Dem kenyang Dun.”

Sekonyong-konyong Midun berteriak agak tertahan. Dia seperti mencona mengingat-ingat sesuatu. Sejenak menatap Tekya dengan mata melebar.

Tekya mengangkat kedua alisnya. Keningnya mengeriyit.

“Perasaanku nggak enak nih Tek. Masak sih duitku yang di saku kiri hilang!”ucapnya Midun lirih. Mukanya berubah drastis jadi merah.

“Serius?”

“Darius. Eh dua rius maksudku.”

“Waduh gawat! Periksa lagi Dun. Nyelip dimana gitu.”

“Sudah kuperiksa semua, tetap tidak ada. Disitu ada uang buat biaya sebulan sekaligus bayar semester juga.” Mata Midun sudah mulai berkaca-kaca. “Alasan apa yang akan kuutarakan ke Bapakku. Dimana hilangnya tadi ya..?”

“Tenang Dun.” Hibur Tekya. Tekya ikut merasakan musibah yang sedang melanda teman akrabnya barusan.”Berarti disaat kerumunan itu uangmu dicopet. Ada yang kamu curigai tadi?

Midun menggeleng lemas. Badannya seakan mau rontok.

“Kalau ketangkap bisa kupathkan tangannya. Lihat saja.” Ancam Midun geram.

“Tenang Man. Kita tidak bisa menuduh sembarang orang. Apalagi tempat umum.   ”Lanjut Tekya lagi. “Kamu yakin tidak merasakan apa2 sewaktu celanamu diraba? Atau bisa saja jatuh di jalan.”

“Kecil kemungkinan. Celeana jeansku ketat. Aku nggak habis pikir itu maling gape banget ya.”

“Memang itu profesinya Dun. Sudah pasti profesional.”

Midun menggeleng lagi tanpa tenaga. Dia merasa bersalah telah lengah. Sedetik kemudian ditundukkan kepalanya agak dalam.  Lalu menghela nafas panjang. Kedua jemari tangannya terangkat. Kemudian dijambaknya sediri rambutnya hingga awut-awutan tidak karuan. Persis orang baru bangun tidur pagi.

“Masalahnya sekarang aku jadi gagal traktir kamu. Nyesel aku terlalu bernafsu di pasar malam tadi. Bodoh sekali aku.”

“Sudahlah jangan memaki diri sendiri. Tidak perlu dipikirin. Niat traktirmu bisa digantikan lain waktu. Tak perlu disesali lagi. Nasi telah menjadi gosong eh bubur. Menghibur diri aja. Semua pasti ada hikmahnya.”

“Aku bingung. Bagaimana mungkin aku bisa membayar uang ujian semester dan membiayai makanku selama sebulan. Mana berani Aku minta uang lagi ke Bapakku Andai saja dia tahu kejadian ini. Pastilah aku sudah dilabrak habis-habisan.”

“Itu perasaanmu saja Midun. Bapakmu tidak mungkin marah. Beliau orang baik.”

“Kamu seperti sudah mengenal Bapakku lama saja, Ya. Sok tahu kamu Tekya.”

“Ini kan musibah Dun. Bukan disengaja. Manusia kan gudangnya salah dan ceroboh. Kamu ceritakan saja apa adanya.”

“Iya. Tapi tidak untuk dalam waktu dekat ini.”

“Maaf Mas semuanya jadi tiga puluh ribu.” Tiba-tiba pelayan warung nongol tiba-tiba sambil membawa secarik kertas bon.

Midun tercekat. Tekya melongo.

Malam itu jam dinding kamar  menunjukkan pukul 23.15. Midun dan Tekya sudah  berada di dalam kamar Midun. Mereka sedang asik tidur-tiduran di kasur Palembang. Keduanya belum ada yang memejamkan matanya. Terlebih lagi Midun. Tingkah lakunya seperti orang bingung dan linglung. Peristiwa tadi belum mampu dilupakannya.

“Kejadian ini akan kukenang seumur hidupku.”ucap Midun pelan.

“Kau bisa ceritakan kepada anak cucumu nanti.”ujar Tekya sambil tersenyum hambar.

“Walaupun bukan cerita positif ya…”

Tekya mengangguk.

“Makasih bro tadi. Malah kamu yang traktir aku jadinya.”

“Eit itu nggak gratis. Ganti tahu.”

Midun kaget.

“Hehehe. Aku bercanda kok.” Tekya kembali tertawa lebar.

Dari kamar terdengar petir menyambar-nyambar. Cahayanya bagaikan lampu disko yang berkerlap-kerlip. Tak lama hujanpun turun. Udara berubah adem. Hembusan angin kencang menimbulkan bunyi yang berisik. Midun buru-buru menutup jendela kamar di lantai dua, sebelum titik air hujan merembes masup ke dalam kamar. Dia juga tidak lupa menutup tirai.

Ini merupakan malam pertama Tekya menginap di rumah milik Pamannya Midun. Kebetulan Pamannya Midun pindah tugas ke ke luar kota. Keluarganya ikut serta. Rumahnya cukup besar dan megah. Langit-langitnyapun dibuat tinggi sekali, menjadikannya agak sejuk. Hanya saja rumah tersebut belum seratus persen selesai proses pengerjaannya. Omnya Midun sudah keburu dimutasi ke Aceh. Midun dan kakaknya bernama Saipul mendapat amanah untuk menempatinya selama bertugas ke luar kota.  Semula Midun diwanti-wanti oleh Bapaknya untuk mencari tempat kos saja. Dengan alasan untuk tidak merepotkan keluarga. Sekaligus tentu saja agar bisa belajar hidup mandiri.

“Dun. Rumah Om kamu besar sekali. Anaknya banyak ya?” tanya Tekya sambil mendekap bantal guling erat-erat.

“Tidak juga. Anaknya baru dua. Tapi masih kecil-kecil.”jawab Midun sambil memeluk bantal bergambar Micky Mouse.

“Buat apa dia membangun rumah sebesar ini. Kan mubazir.”

“Katanya untuk kumpul-kumpul keluarga besar pas lebaran. Bisa menampung saudara yang tinggalnya di luar kota….”

Belum sempat melanjutkan ucapannya, tiba-tiba lampu listri padam. Bersamaan dengan bunyi petir yang besar dan membuat kaget. Malampun berubah hitam pekat. Di luar cahaya kilat kembali menyambar-nyambar bagai lampu kamera. Suasana malam berubah seram mencekam.

“Astaga!” Pekik Tekya gelagapan.

“Pakai mati lampu segala!” Omel Midun.

Walaupun mereka tidur berdekatan, namun tidak bisa memandang satu sama lain. Kamar gelap gulita. Hanya tampak bayangan pohon-pohon yang meliuk-liuk ditiup angin malam yang menderu-deru seperti bunyi pasir yang beterbangan.

“Sudah berapa lama kamu tinggal disini?”

“Baru malam ini kok.”

“Apa? Baru malam ini? Kok kamu nggak cerita?”

“Sebelumnya aku kos tiga rumah dari sini. Baru saja tadi pagi pindahannya.”

Untuk beberapa saat mereka terdiam sebentar. Suasana kembali hening dan sunyi. Deru angin mulai menjinak. Mereka berdua menajamkan pendengarannya. Mereka seperti mendengar derap langkah kaki menaiki anak tangga. Jelas sekali arahnya sedang menuju tempat kamar mereka…

“Dun..Selain kita ada lagi siapa lagi yang tinggal disini?”

“Nggak ada lagi. Cuma kita berdua.”

“Di kamar bawah emang nggak ada orang?”

Midun menggeleng penuh keyakinan.

“Kita berdua saja?! Saipul kali?”

“Saipul masih tidur di kos-kosan. Karena masih menjaga barang-barang kita yang belum sempat kebawa. Lagipula kamu kan menyaksikan sendiri kan ketika aku mengunci pintu. Tidak ada orang lain yang masuk.”

“Lalu…itu langkah kaki sia-ppa ya-a?”

“Manaku tahu. Kalau maling nggak mungkin. Pengamanan rumah disini ketat. Di gerbang komplek juga ada pos satpam.

“Kalau gitu jangan…jangan…” bisik Tekya.

Tanpa dikomando keduanya langsung berebutan ngumpet di balik selimut. Mereka berdua menutupi semua badan. Meringkuk ketakutan. Dan berharap pagi segera menjelang.

“Dun.. dun..”panggil Tekya sambil mencolek punggung  Midun. “Pintu kamar sudah dikunci belum?”

“Belum!”

“Cepet kunci Dun.”

“Besok aja.”

“Huahhh?!!!

Keduanya kembali meringkuk lebih dalam.

 

TENTANG KANTONG KRUPUK MASUK BAGASI PESAWAT, SUPIR TAKSI, DELAY DAN REUNI PERAK SMA.

IMG_20140727_074651IMG_20140728_081746

IMG_20140810_104148

Oleh : Deddy Azwar

Setelah menemukan sebuah kantong kertas besar berisi krupuk pesanan di sudut kamar, Aku buru-buru langsung mencari Mamaku. Ada sedikit rasa kesal di dalam dada.
“Ma, kenapa kantong krupuknya besar sekali!” teriakku sedikit keras, “ Repot nanti membawanya.”
“Ala kamu, biasa saja lagi. Mana ada berat sih bawa krupuk. Tinggal dijinjing. ”jawab Mamaku.
“Ada baiknya dibagi dua saja Ma. Biar bisa dimasukkan ke tas.”saranku lagi belum tenang.
Kemaren saya meminta tolong ke Mama untuk dipesankan krupuk khas Palembang sebanyak satu setengah kilogram untuk kwalitas nomor satu alias super yang nantinya akan dibagi ke tetangga dan rekan kerja. Kerupuk tersebut agar di kemas dalam kantong seperempat saja. Lalu saya memesan juga krupuk kwalitas setengah bagus alias rempesan alias krupuk reject sebanyak satu setengah kilo juga dan dikemas sama dengan yang pertama, sehingga akan menghasilkan enam bungkus. Ternyata tidak disangka bentuknya akan sebesar begitu.
Hari Minggu saya akan bertolak ke Jakarta kembali, setelah hari Sabtu ada acara reuni perak 25 tahun di SMA saya. Tak disangka ternyata acaranya cukup padat juga. Dari pukul delapan pagi sampai menjelang Isya baru sampai di rumah. Adapun rundown acaranya yang sempat saya ingat yaitu mendengar kata sambutan dari ketua panitia, kepala sekolah, kilas balik poto poto semasa sekolah, bertemu guru-guru pengajar saya baik yang sudah pensiun maupun yang masih aktif mengajar. Kemudian mengenang teman sekolah yang telah wafat. Pemberian santunan kepada keluarga mereka. Acara poto-poto selfie dan bersama-sama yang bikin heboh. Lalu acara indoor di sekolah ditutup dengan istirahat, sholat dan makan siang prasmanan. Setelah afterlunch acara outdoor dilanjutkan di sebuat kapal pesiar bernama Segentar Alam. Serunya kami diajak untuk mengelilingi sungai musi dan melewati jembatan Ampera. Akhirnya kami berlabuh di Pulo Kemaro. Setelah itu kami semua ditraktir oleh salah satu teman yang sukses untuk minum dan mencicipi donat ala Jco di dermaga Point sungai Musi. Pokoknya seru dan asik dapat berkumpul bernostalgia dengan teman-temas sekolah dulu. Kami saling tertawa bahagia, bercerita pengalaman masing-masing, menanyakan keluarga, pekerjaan dan lain lain. Kami melepaskan kerinduan setelah 25 tahun tidak bertemu. Walaupun akrab berkomunikas via sosmed.
Tanpa terasa sore itu saya telah berada di bandara Sultan Mahmud Badaruddin II. Sebuah lapangan terbang kebanggaan masyarakat Palembang. Sebenarnya saya ingin berangkat santai. Namun setelah membaca sms dari maskapai penerbangan…
YTH PELANGGAN NAM AIR (SRIWIJAYA AIR GROUP) :
DIINFORMASIKAN JADWAL PENERBANGAN RUTE PALEMBANG-JAKARTA IN9085 TGL 11 OKTOBER 2015 PUKUL 15.30 WIB.
CHECK-IN DI BANDARA DIBUKA 2 JAM DAN DITUTUP 45 MENIT SEBELUM JAM KEBERANGKATAN DI COUNTER CHECK IN NO 06 & 07
KAMI MENYEDIAKAN FASILITAS CITY CHECK-IN YANG DIBUKA 1 HARI SEBELUM KEBERANGKATAN DI KANTOR SRIWIJAYA AIR JL.JEND SUDIRMAN KM 3.5 NO 18 AB PALEMBANG.TELP 0711-388888.
Safety start from here tips today!!!
“Selalu kenakan sabuk pengamanan anda selama di dalam pesawat, walaupun lampu tanda pengaman sudah dimatikan.”
“have a nice, Sriwijaya Air & Nam Air Group Distrik Palembang:, Your Flying Partner.
Mau tidak mau saya musti buru-buru daripada ketinggalan pesawat. Kalau kita sebagai penumpang tidak boleh telat untuk check in, namun dari sisi maskapai boleh delay. Agak tidak adil dan bijaksana memang.
Sebelum menginjak bandara saya menyempatkan menemani orangtua tersayang bersama cucunya untuk kondangan pernikahan adik dari istri adik saya di dareah kol Wahab kertapati. Pulangnya kami agak kewalahan mencari taksi Blue bird. Setelah di telpon akhirnya datang juga. Saya sempat keliru menyebutkan nomor handphone sendiri.
Di dalam perjalanan menuju rumah, usut punya usut ternyata si sopir adalah mantan warga Jakarta juga, baru empat bulan merantau ke Palembang. Sebelumnya tinggal di serpong, Tangerang. Sungguh suatu kebetulan sekali. Kami sempat bercerita dan kelihatan akrab.
“Disini lebih nyaman mencari uang Pak. “katanya sambil menyetir, “kalau di Jakarta sehari hanya bisa membawa dua-tiga penumpang sisanya terjebak macet. Jalanan nggak pagi-sore macet dan sukar diprediksi.”
“Bukan di sini juga mulai macet Pak?” tanya saya penasaran.
“Macet disini bisa diprediksi. Paling karena lampu merah. Yang penting macetnya masih bisa jalan.”
“Oh, berarti Bapak berada di kota yang tepat.” Kataku bangga sedikit berpromosi kota kelahiran.
“Kalau di sini macetnya tidak separah Jakarta atau Tangerang. Sehari dapatlah dua ratus ribu. Bisa dapat order penumpang berkali-kali. Kalau capek saya bisa istirahat dan tidur dulu di teras Masjid. Jarak di sini juga dekat-dekat. Pokoknya saya menjalani hidup dengan nyaman. Saya suka kota ini.”
Ada perasaan kagum juga saya kepada Pak Sopir taksi ini. Sepertinya omongannya agak menyentil saya.
“Bapak betul. Suatu saat saya akan menghabiskan masa tua saya di daerah. Mungkin tinggal di Palembang ini atau di Bukittinggi. Menjauhi hiruk pikuknya kota besar metropolitan…Ngomong-ngomong kok bapak bisa langsung hapal jalanan di sini?”
“Kalau kita sebagai supir taksi diajarkan agar menghapal lokasi hotel, restoran, mall, stasiun dan bandara saja. Pokoknya lokasi strategis. Kalau untuk arah jalan bisa ditunjuki oleh penumpang.
Tiba-tiba ada SMS masuk dari Tiket.com. Cukup menghibur dan menenangkan.
….”FLIGHT PLM-CGK, 11 OCT 15:30 Flight No: Namair (IN-9085) Booking code : HHDUKA Check-in opens at 14:00 Ignore if there’s changes.
Sebelum berpisah, bapak sopir berpesan jika kembali lagi ke Palembang dapat menghubunginya. Dia dengan senang hati akan mengantarkan kemana saja.
Waktu menunjukkan 14.05 WIB. Kakiku sudah menginjak lobby di SMB II Airport. Sudah terlihat antrian di koridor keberangkatan. Suasananya tidak begitu ramai saat itu dikarenakan bukan long weekend. Jadi bisa bergerak santai. Setelah melewati pintu pengamanan saya bergegas menuju meja check-in.
Ketika check-in di depan meja CS terdengar ada suara memanggil nama saya. Eh ternyata saya agak kaget bukan main setelah tahu ternyata teman sekaligus tetangga saya di Tangerang.
“Tak disangka kita ketemu di sini.”Jawabku tersenyum. Kami bersalaman. Ternyata dia tidak sendiri, juga bersama istri dan dua anak perempuannya.
“Kapan ke sini?”
“Hari Jum’at. Ya sempat juga delay satu jam setengah karena alasan cuaca alias kabut asap yang melanda Palembang. La kamu sendiri dalam rangka apa?”
“Kami berangkat hari Sabtu pagi. Sama-sama kena delay kita. Kami menghadiri sepupu nikah. Kamu sendiri ngapain?”
“Singkat sekali mudikmu, bro. Aku ada acara reuni perak SMA.”
“Oh ya? Ganjen banget pakai acara reunian segala. Seumur hidupku belum pernah merasakan yang begituan.”
“Ah masak? Kamu saja kali yang tidak mau. Atau pernah ada tapi bukan dari angkatan kamu, Ep.”
“Mungkin kali. Wah pasti seru dan asik dong bisa ngumpul-ngumpul lagi.” Desis E-ep ketika kami telah sampai di ruang tunggu menunggu borading pass, beliau menerawang sejenak.
“Eh Gan..ketemu mantan pacar dong..” pancing temanku. “CLBK…ce-el be-ka.”
“Apaan tuh?”
“Cinta Lama Belum Kelar. Hehehe.”
Kami tertawa lepas. “Ah kamu ada-ada saja. Boro-boro. Aku kan dulu anaknya pemalu banget. Banyakan bercandanya daripada seriusnya.”
“Mana ada sih playboy yang ngaku. Hehe..”
Saya mengasih kode tema saya dengan tangan telunjuk untuk memintanya untuk merapatkan telinganya. Lalu saya mulai berbisik..”Kamu dapat salam dari Diana lho..”
“Diana? Tunggu dulu Diana yang mana bro?” Matanya membelalak.
“Masak lupa. Yang pramugari Garuda itu.”
“Oh Diana bontet alias buntel dulu kami menjulukinya. Kami berkenalan di Jakarta sewaktu sama-sama masih bujangan dan gadisan. Kami ce-es banget. Gimana rupanya sekarang. Apakah dia masih bekerja di sana?” E-ep memberondong saya dengan berbagai pertanyaan yang membuat saya kewalahan untuk menjawabnya. Tidak lama terdengar dari pengeras suara bandara.
“Perhatian-perhatian! Pesawat tujuan keberangkatan Jakarta mengalami keterlambatan dikarenakan cuaca sehingga tidak memungkinkan untuk mendarat. Kepada para penumpang untuk tetap berada di ruang tunggu sampai ada pengumuman lebih lanjut. Kami mohon maaf untuk ketidaknyamanan ini, terima kasih.”
“Wah pesawat kita kena delay semua. Kabut asap menganggu sekali.”ujarku menghela nafas.
Dalam penantian yang cukup terasa panjang dan melelahkan sedikit agar terhibur dengan kehadiran temanku ini. Dia lalu memperlihatkan poto-poto liburannya selama beberapa hari di Singapur dan Malaysia. Kebetulan ada paket promo dari Air Asia yang dilihatnya dari internet. Cukup menarik dan menggiurkan juga, sehingga suatu saat saya berjanji akan mengajak keluarga liburan juga.
Tidak lama kemudian saya harus bersiap-siap boarding pass. Sedikit kecewa karena teman masih harus menunggu pesawat yang dari Jakarta mengalami sedikit gangguan teknis. Saya raih tas ransel dan kantong kerupuk menuju antrean di pintu keluar menuju pesawat. Sampai di muka pintu saya sedikit berdebat dengan petugas disebabkan kantong krupuk saya melebihi kapasitas sehingga harus masuk bagasi.
“Bapak yakin ini kantong kerupuk saya tidak bakal ketinggalan.?”
“Kami usahakan sampai bersamaan Pak.”
“Jangan sampai saya terhambat hanya karena kelamaan menunggu kantong ini. Bagaimana bisa, sedangkan sebentar lagi pesawat akan take of.”
“Tenang Pak. Sebentar lagi akan saya akan turun dan menuju bagasi pesawat Bapak kok.”
“Oke kalau begitu. Terima kasih. Ingat jangan sampai remuk ya kerupuk saya. Eit sebentar Pak saya musti menuliskan nama saya di kantong ini.
“Boleh Pak. Ini pulpennya.”
“Terima kasih. Tolong jaga barang saya ya Pak. Maklum ini oleh-oleh buat orang.”
“Baik Pak. Biasanya barang jenis makanan akan dikeluarkan pertama di bandara Jakarta Pak.” Petugas yang berbadan subur itu mengalungkan laber kertas “Limited Release Claim Check” dan menuliskan…”9085 (nomor pesawat) CGK (Cengkareng)…X-6 + di kantong krupuk tersebut.
Sempat ada rasa tidak percaya dan kekawatiran kepada petugas tadi. Tapi apa mau dikata saya harus mentaati peraturan. Mudah-mudahan bukan termasuk petugas pencuri kerupuk. Hihi..
Alhamdulillah have a nice flight. Oh ya saya lupa menceritakan bahwa saya mendapatkan kursi selalu di samping pintu darurat saat pergi dan pulang. Menurut pramugari penumpang yang duduk disitu adalah pilihan. Berbadan sehat dan memiliki rasa tanggungjawab terhadap keselamatan penumpang lain.
Sehingga saya tidak dapat menikmati keindahan pemandangan dari jendela pesawat. Pemandangan yang disuguhkan oleh Sang Maha Pencipta. Sesampainya di bandara Sukarno-Hatta akhirnya saya bertemu juga dengan..kantong krupuk saya yang berwarna coklat.